Mengenal 3 Vitamin Antioksidan yang Berguna Bagi Kesehatan Tubuh

Halo laveesian jumpa lagi bersama saya dalam sharing seputar masalah kesehatan terutama aesthetic and antiaging, pada kali ini saya akan merecall kembali ingatan kita terutama masalah vitamin yang sejak kecil mungkin laveesian sudah dijejali sedikit pengetahuan tentang vitamin dan kegunaannya, efek kekurangan dan kelebihannya.

Nah Sekarang ini saya akan sedikit mengupas dan mengenal tiga vitamin antioksidan yang berguna bagi kesehatan tubuh.

Sebelumya kita ketahui dulu apa itu Vitamin?

Vitamin merupakan salah satu mikronutrien yang diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil untuk fungsi tubuh yang tepat biasanya dalam satuan miligram ke mikrogram per hari.

Mikronutrien berbeda dari makronutrien seperti protein, lemak, dan karbohidrat, yang dikonsumsi dalam jumlah lebih besar dari 100 g per hari. Sedangkan makronutrien menyediakan energi yang dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar tubuh, mikronutrien memungkinkan penggunaan makronutrien untuk semua tujuan fisiologis dan merupakan pengatur utama kesehatan.

Vitamin adalah senyawa organik, Vitamin berfungsi mengkatalisis berbagai reaksi biokimia dan memfasilitasi metabolisme energi, meskipun mereka bukan sumber langsung energi. Selain vitamin K dan biotin, yang diproduksi oleh flora usus, dan vitamin D, yang disintesis selama paparan kulit ke sinar matahari, tubuh manusia tidak dapat mensintesis vitamin. Karena itu, tubuh harus mendapatkan vitamin ini dari diet.

Klasifikasi vitamin secara general dibagi menjadi dua yaitu vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) dan vitamin yang larut dalam air (vitamin B kompleks dan vitamin C). vitamin yang larut dalam lemak dapat disimpan dalam tubuh manusia, vitamin yang larut dalam air tidak bisa.

Kemudian vitamin apa saja yang dapat berfungsi sebagai antioksidan?

Vitamin yang ebrfungsi ebgai antioksidan yaitu Vitamin E, vitamin C, dan β-karoten (pro-vitamin A) adalah satu-satunya vitamin antioksidan. Vitamin C adalah satu-satunya vitamin antioksidan yang larut dalam air, sedangkan vitamin antioksidan lainnya larut dalam lemak. Vitamin ini ditemukan dalam berbagai makanan .

1. Vitamin C

Vitamin C (asam askorbat) adalah antioksidan yang luar biasa. Efek menguntungkan dari vitamin C telah diketahui jauh sebelum penemuannya pada tahun 1932 karena telah diketahui untuk waktu yang lama bahwa makan makanan jeruk mencegah penyakit kudis, penyakit yang menewaskan banyak pelaut antara 1500 dan 1800.

Meskipun banyak spesies dapat mensintesis vitamin C, manusia, primata lainnya, dan beberapa spesies lain tidak dapat dan harus mendapatkan vitamin ini dari makanan.

Vitamin C memainkan banyak peran penting, termasuk metabolisme protein, biosintesis kolagen, biosintesis L-karnitin, dan penyerapan zat besi.

Sumber vitmain C yang paling mudah ditemui adalah pada jerus atu pu lemon dan lain-lain.

Efek antioksidan dari vitamin C telah didokumentasikan dengan baik. Salah satu peran vital vitamin C adalah melindungi komponen seluler dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C adalah scavenger radikal bebas dalam fase air dari sel dan sistem sirkulasi.

Selain itu, vitamin C efektif dalam meregenerasi bentuk antioksidan dari vitamin E dengan mengurangi radikal tocopheroxyl, sehingga secara tidak langsung melindungi membran dan komponen hidrofobik lainnya dari kerusakan akibat radikal bebas.

Asupan vitamin C harian yang direkomendasikan adalah 90 mg untuk pria dan 75 mg untuk wanita.

2. KAROTENOID DAN VITAMIN A

Karotenoid merupakan pigmen alami yang tersebar luas di alam. Karotenoid berkontribusi memberikan warna kuning, oranye, dan ungu pada pangan nabati maupun hewan.    

Karotenoid adalah kelompok senyawa yang tersusun dari unit isopren atau turunannya. Berdasarkan unsur-unsur penyusunnya, karotenoid dibagi menjadi dua golongan utama yaitu: (a) golongan hidrokarbon karotenoid yang tersusun oleh unsur-unsur atom C dan H seperti α, β, dan γ-karoten dan (b) golongan oksi karotenoid atau xantofil yang tersusun oleh unsur-unsur atom C, H, OH seperti lutein, violaxantin, neoxantin, zeaxantin dan kriptoxantin.

Karotenoid bersifat larut dalam lemak sehingga larut dalam pelarut lemak seperti heksan, aseton, kloroform, benzene dan petroleum eter.

Karotenoid yang terkandung dalam buah-buahan serta sayuran sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Selain sebagai sumber Vitamin A, karetonoid juga berperan dalam pembentukan warna senyawa misalnya likopen. Karetonoid dikenal sebagai antioksidan yang cukup kuat.

Beberapa sumber makanan didalamnya mengandung karoten yang tinggi diantaranya adalah: Melon, Tomat, Wortel, Pepaya, Mangga, Jeruk, Semangka dan lain-lain.

Dosis karoten yag dianjurkan Usia 1-4 tahun ( 60-90 mg karoten per hari), Usia 5-9 tahun (sekitar 90-120 mg per harinya), Usia 13-16 (150-180 mg per harinya), Usia > 16 tahun, beta karoten yang dibutuhkan adalah 180 mg perhari.

3. Vitamin E

Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak yang ditemukan oleh Evans dan Bishop pada tahun 1922.

Vitamin E ada dalam delapan bentuk berbeda — α-, β-, γ-, dan δ-tocopherol serta α-, β-, γ-, dan δ-tocotrienol — dan semua molekul ini disintesis Hanya α-tokoferol yang memenuhi kebutuhan vitamin E manusia karena protein transfer α-tokoferol hati-hati kurang mengenali non-α-tokoferol. Protein transfer ini bertanggung jawab untuk mempertahankan kadar α-tokoferol plasma pada manusia. Setelah penyerapan usus, vitamin E dimasukkan ke dalam kilomikron dan disekresikan ke dalam sirkulasi. oleh tanaman.

Vitamin E dapat berfungsi sebagai antioksidan disebabkan karena vitmanin E mudah teroksidasi sehingga bisa melindungi senyawa lain dari peoses oksidasi. Mungkin karena fungsi inilah vitamin E yang merupakan sebagai faktor pertahanan utama yang berfungsi melawan oksigen perusak, lipid peroksida, dan radikal bebas bahkan mampu menghentikan reaksi berantai dari proses radikal bebas.

Sumber vitamin E adalah dari kacang-kacangan, buah (apel, pisang dll), daging, ikan, telur, susu.

Secara garis besar kesimpulannya adalah ada tiga vitamin yang berguna dalam antioksidan sehingga mampu menangkal radikal bebas yaitu Vitamin C, A dan E. Sumbernya vitamin tersebut mudah didapti disekitar kita.

Demikian sekelumit ttnag fungsi vitmai A, C dan E dan untuk mengetahui lebih jauh tentang vitmain-vitmain yang berfungsi sebagai antioksidan bisa konsultasi secara gratis dengan cara Klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *