Menerawang Agent “Pemutih dan Pencerah Kulit” Kojic Acid / Asam Kojat

Hallo Laveesian… pernah dengarkah dengan yang namanya kojic acid/ asam kojic (kojat)? Kedengaranya seperti makhluk asing ya? Atau mungkin jangan-jangan para laveesian pernah dengar namanya namun tidak tahu kegunaannya? Bahkan bisa jadi pernah memakai produk pemutih/pencerah kulit namun tidak sadar bahwa di dalamnya ada makhluk kojic acid.

Baiklah laveesian kali ini pada malam hari dengan diiringi oleh suara rintik hujan tepat di daerah cimahi saya ingin memberikan sedikit wawasan seputar apa itu Agen pemutih/pencerah kulit Kojic acid /asam kojat? Terbuat dari bahan apakah kojic acid? Bagaimana cara kerjanya bahan aktif asam kojat? Apakah bahan dasar ini berbahaya bagi kulit kita?

Kojic acid atau dalah bahasa indonesia disebut Asam kojat adalah bahan dasar yang berasal dari turunan jamur yang bersifat hidrofilik (suka air) yang bermanfaat terhadap kulit yang mengalami gangguan hiperpigmentasi.

Sejak tahun 1989 di daerah negara jepang produk kosmetik yang berbahan dasar aktif Kojic acid ini banyak diproduksi dan sampai sekarang sudah meluas di berbagai negara.

Rumus kimia dari Kojic acid, atau asam kojat, adalah kimia 5-hydroxy-2-hydroxymethyl-4-pyrone. Yang diperoleh dari hasil proses fermentasi beras yang direndam. Seperti pada pembautan sake karena sake merupakan tradisi turun temurun yang ada dijepang.

Asam ini merupakan metabolit jamur, biasa di produksi oleh berbgai mikroba sepeti Spesie aspergilus, Acetobacter serta Penicillium.

Apa manfaat dari kajic acid?

Banyak yang dapat dimanfaatkan dari produk yang berbahan dasar kojic acid dalam kosmetik diantaranya:

  • Sebagai bahan pemutih kulit biasanya menggunakan konsentrasi penggunaan maksimum sekitar 1%
  • Selain itu Kojic Acid berfungsi sebagai insektisida yaitu melalui mekanisme efek penghambatan terhadap tirosinase
  • Serta mampu mencegah terjadinya proses sclerotization disebabkan karena kojic acid berinterkasi interaksi dengan o-kuinon dari katekolamin.

Ada sejumlah manfaat lain di luar produk-produk kosmetik yaitu sebagai bahan tambahan makan seperti sayuran segar, makanan seafood seperti udang dan kepiting. Mekanismenya sebagai tambahan makanan ini Karena sifat dari kojic acid ini sebagai penghambat pada berbagai oksidase, sehingga mempu mempertahankan kesegaran makanan tersebut atau (antioksidan) serta bisa menghambat perubahan warna.

Sebagai pengawet, pada minya dan lemak kojic acid ini bisa dipakai sebagai antioksidan. Dan yang paling penting lagi dengan adanya produk kojic acid ini orang jepang mampu menghasilkan produk tanaman yang unggul karena kojic acid ini bisa diguakan sebagai bahan pengatur pertumbuhan, sehigga peroduksi meningkat, pematangan tanaman yang cepat dan mampu meningkatkan rasa manis.

Mekanisme Asam Kojic sebagai pemutih kulit

Efek kojic acid sebagai pemutih kulit adalah melului sistem kerjanya yang menghambat secara kompetitif dan bersifat ireversibel pada oksidasi polifenol yaitu terutama menghambat tirosinase, yang mengkatalisis perubahan tirosin menjadi melanin.

Zat melanin ini yang membuat kulit menjadi lebih cokelat. Oleh karena dalam produk kosmetik dan dermatolgis lainya menggunakan kojic acid sebagai pemutih dan pencerah kulit.

Apakah kojic acid berbahaya bagi kulit kita?

Sampai saat ini belum ada laporan bahwa kojic acid sebagai agen pemutih kuit yang bersifat karsinogeik (mencetuskan kanker) akan tetapi bagi orang-orang yang mempunyai kulit sensitif penggunannya bisa menyebabkan iritasi atau alergi kulit.

Bentuk sediaan Kojic acid

Produk kosmetik yang mengandung kojic acid biasanya bentuk sediaanya adalah lotion, krim dan serum, bisa dalam bentuk sabun pemakaiannya melui topikal (kulit), kadar kojic acid maksimum konsentrasinya sebesar 1%, namun untuk menhindari kejadian yang tidak diinginkan berupa efek samping maka dapat digunakan dengankonsentrasi sebesar 0,2% dalam peroduk kosmetik pencerah kulit.

Walaupun kojic acid relatif aman namun pengunaan harus tetap diawasi karena biar bagaimanapun senyawa kimia yang bersentuhan dengan tubuh kemungkinan akan bereaksi. Apalagi bagi orang-orang yang mempunyai kulit yang sensitif maka perlu adanya konsultasi dan pengawasan dari dokter.

Untuk mendapatkan konsultasi gratis mengenai kesehatan kulit dan antiaging laveesian bisa menghubungi kami dengan cara KLIK DI SINI.

Salam tetap cantik dan sehat selalu!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *