5 Manfaat AHA (Alpha Hydroxy Acid) Sebagai Anti Keriput

Dear laveesian!!!! Bagaimana kabar kalian semua? Tetep masih pada cantik dan ganteng bukan, selalu tampil segar dan awet muda tentunya. Ada suatu quotes yang dapat mendorong kita untuk lebih semangat untuk membuat wajah kita tetap awet muda yaitu “Menua Itu Pasti, Awet Muda Itu Pilihan!”.

Oleh karena pada kesempatan kali ini saya kasih bocoran sedikit tentang mengenal lebih dekat AHA (alpha hydroxy acid) sebagai anti keriput. Sehingga akan terlihat awet muda.

Tulisan ini saya ketika tengah malam saya terbangun dan tidak bisa tidur dan kata orang jawa bilang Kekancilan, sambil iseng saya buat untuk mambantu saya menimbulkan rasa kantuk saya. Tulisan dengan tema tentang keriput dan penanggulangannya dengan AHA ini terinspirasi Karena banyak sekali keluhan-keluhan tentang penuaan yang ditandai dengan adanya keriput pada wajah.

Setelah saya observasi di beberapa produk kimia yang sebenarnya asal bahannya dari bahan alami baik produk dari local maupun luar, ternyata ada suatu bahan dasar aktif di dalam produk kosmetik tersebut dan fungsinya adalah untuk menangani aging yaitu AHA atau kepanjangannya adalah (ALPHA HYDROXY ACID).

Mungkin laveesian bertannya-tanya apa sih AHA, terbuat dari apa AHA, mengapa AHA mampu membuat kulit kita terhindar dari keriput? Dan banyak lagi pertanyaan lain yang membuat kita smakin penasaran.

Sebelum membahas AHA nya sendiri pertanyaan awal yang mesti kita ajukan adalah apa yang membuat kulit kita manjadi keriput? Ternyata keriput adalah tanda dari proses penuaan pada seseorang yang disebabkan oleh banyak faktor diantaranya zat pollutan, merokok, alkohol, sering begadang, makan makanan yang tidak sehat atau mengandung bahan kimia .

Faktor yang paling mudah menimbulkan efek keriput adalah karena adanya pajanan sinar matahari (ultraviolet) yang terus menerus dan lama. Terutama sinar matahari pada jam 10.00 hingga jam 15.00 karena pada jam teersebut mancapai kulminasinya.

Mekanisme matahari sebagai penyebab penuaan adalah karena sinar mampu merusak kelenturan jaringan kulit (jaringan elasti). Sehingga menimbulkan keriput, efek buruk pajanan sinar matahari yang lain adalah wajah, tangan dan daerah tubuh lainnya. Selain itu bisa menjadikann kulit kita menghitam dan yang paling ditakutkan adalah meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

Baiklah tidak berlama dengan kata-kata sedikit saya uraikan apa itu AHA?

Sejak ribuan tahun konon sejak zaman Cleopatra, AHA (Alpha hydroxy acids) sebenarnya telah digunakan karena fungsinya untuk meremajakan kulit. Dahulu kala cara pemakaiannya dengan cara mandi susu asam (asam laktat) demi melakukan perawatan dengan tujuan untuk kecantikan kulitnya. Tapi sekarang produk tersebut di buat dalam bentuk bermcama-macam tapi tujuannya sama seperti produk pelembab, pembersih, masker serta toner

AHA (ALPHA HYDROXY ACID) adalah zat aktif berupa senyawa asam yang termasuk efektif yang berfungsi baik terhadapa proses eksfoliasi (pengelupasan sel-sel kulit mati). Pada saat kulit kita menjalani aktivitas normal tiap harinya, yaitu memroduksi sel kulit baru sebagai pengganti sel kulit lama dan telah mati. Sel-sel kulit yang telah mati terkadang tidak terlepas sepenuhnya sehingga kita membutuhkan cara untuk membantu melepaskan sel kulit mati tersebut.

Nah fungsi tersebut dapat menggunkan senyawa kimia sebagai solusinya. Manfaat lain dari AHA adalah untuk mengurangi keriput dan mampu memperbaiki tekstur kulit. Dan tentunya lapisan dermis akan menjadi lebih elastis (kenyal).

Bentuk-bantuk AHA yang ada pada produk perawatan kulit dari berbagai suber antara lain: asam glikolat (glycolic acid) berasal dari tebu, dari susu yang mengahsilkan asam laktat (lactic acid), Apel dan pir sebagai bahan asam malat (malic acid), asam sitrat (citric acid) terdapat di dalam buah jeruk dan lemon, buah anggur yang mengandung asam tartarat (tartaric acid).

Batas kadar produk yang mengandung AHA sebagai pelebab dan eksfoliating sekitar sampai denga 10 % dan jika digunakan sebagai Chemical peeling >10% – 70 %.

Apa yang membuat AHA mampu bekerja sebagai pembentuk kekenyalan tersebut? Mekanisme nya adalah sebagai berikut:

  1. Dapat merenggangkan Keterkaitan korneosit
  2. Air yang berada pada sela-sela sel akan menjadi mudah diserap
  3. Bermanfaat terhadap perubahan lamellar Odlan menjadi menjadi jenis lemak dan sintesa enzimatik
  4. Mampu mengurangi sel-sel kulit mati (hyperkeratosis) pada lapisan kulit korneum
  5. Mampu mengaktifkan suatu biosintesa dermal glikosaminoglikan serta ground substance

Kelima proses tersebut akan maningkatakan kemampuan penumpukan air pada lapisan kulit, majadikan kulit lebih lembab, Suplai metabolit kearah lapisan kulit/dermis lebih tinggi. Dan pergantian sel-sel kulit yang mati menuju sel baru lebih cepat.

Yang perlu diperhatikan pada penggunaan produk-produk yang di dalamnya mengandung AHA adalah timbulnya iritasi berupa kemerahan, terbakar, timbuk rasa gatal, rasa nyeri dan timbulnya jaringan parut tapi keluhan ini sifatnya kasuistik, tergantung sifat kesensitifitasan kulit sesorang.

Baiklah laveesian tidak terasa sedikit Tulisan ini sudah membuat mata saya mulai diserang rasa kantuk, saya akan sudahi sampai disini dulu nanti kita sambung lagi materi yang lebih menarik dan lebih OK tentunya. Jangan lupa untuk Klik Di sini jika ada pertanyaan seputar AHA maupun yang lain seputar Anti aging dan aesthetic, laveesian bisa curhat dan konsultasi gratis. Sampai jumpa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *