3 Saran Ahli untuk Menghilangkan Jerawat

Jerawat adalah penyakit yang sering muncul pada orang rerata usia sekitar 15-18 tahun, Pada usia tersebut tergolong kedalam kategori masa remaj. Dan sekitar 85 persen mednderita dengan tingkat keparahan tertentu, akan tetap timbulnya jerawat tersebut tidak menutup kemungkinan dapat menetap sampai usia tua atau sampai hingga dekade ke tiga.

Mungkin banyak orang bertanya-tanya kanapa sih timbul jerawat? Beberapa literatur menyebutkan bahwa faktor-faktor yang mencetuskan munculnya jerawat diantaranya adalah keturunan, hormonal, stres, makanan, kosmetik, lingkungan, obat-obatan, serta trauma. Propionibacterium acnes, salah satu pelakunya yang terlibat dalam proses timbulnya jerawat,dan dari situ merupakan target utama semua perawatan medis utama yang digunakan untuk menghilangkan jerawat.

Dalam Studi retrospekstif : faktor pencetus acne vulgaris yang dilakukan di Divisi Kosmetik Medik URJ Kesehatan KULKEL RSUD Dr. Soetomo pada rentang tahun sekitar 2008 hingga 2010. Dalam BIKKK menyebutkan bahwa didapatkan pasien Acne Vulgaris (jerawat) yang mendapat terapi topikal/oles saja sebanyak 97,90%.

Terapi secara topikal umumnya lini pertama adalah kombinasi antara tretinoin + klindamisin Terapi jerawat komedonal terbanyak yaitu sebanyak 359 pasien (50,5%) dari total 711 pasien.

Disini kita akan membahas sedikit tentang apa itu tretinoin yang sering digunakan sebagai obat untuk menghilangkan jerawat.

Tretinoid atau nama lainnya dalah asam retinoat (retinoic acid) pertama kali ditemukan oleh Prof Albert kligmen. Ia memperoleh nobel karena pengobatan kulit dengan menggunakan vitamin A.
Tretinoin mempunyai sifat kimia yaitu serbuk hablur, berwarna kuning hingga jingga muda tidak larut dalam air dan sukar larut dalam etanol.

Asam retinoat ini mempunyai merk dagang diantaranya Jeraklin, Melavita, Nuface, Retin A, Skinovit, Tracne, Trentin, dan lain-lain. Bentuk sediaan yang ada adalah krim 0.025%, gel 0.04% atau 0.01%)

Asam retinoat adalah senyawa metabolit vitamin A. Asam retinoat dan beberapa retinoid sintetik

(utrunan/buatan merupakan komponen intrinsik yang penting untuk pengaturan proses pembentukan sel-sel epitelial dan untuk mencegah sel tumor.

Ada 3 Mekanisme Kerja Asam Retinoat Pada Kulit diantaranya :

  1. Dapat Pengaktifan reseptor asam retinoat (RAR)/ retinoic acid receptor maka akan mengaktifkan transkripsi gen yang akan menstimulasi pembelahan atau replikasi dan diferensiasi (perubahan sel-sel menjadi baru sel), yang paling utama adalah sel-sel keratin (sel sel tanduk) yang terdapat pada bagian paling luar kulit disbebut dengan epidermis. Sehingga sangat baik dalam proses menghilangkan dan memberikan efek perbaikan sel-sel kulit yang mati dan rusak, sebagai contoh keruakan yang disebabkan oleh karena pajanan sinar matahari
  2. Dapat memberikan menfaat terhadap pembentukan serta peningkatan jumlah protein NGAL (Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin) sehingga dapat mangurangi produksi sebum pada sel kelenjar sebasea (sel penghasil sebum/minyak), yang pada akhirnya dapat menurunkan angka kejadian timbulnya jerawat.
  3. Dapat memberikan efek sebagai bahan iritan

Tretinoin dapat bekerja pada folikel epitel dikulit terutama pada tempat lubang tumbuh rambut bahan iritan ini dapat memicu peradangan dan mencegah bergabungnya sel tandukuntuk menjadi massa yang padat yang dapat menghambat penyumbat folikel dan tidak terjadi komedo. Selain itu, yang penting juga asam retinoat juga dapat meningkatkan produksi sel keratin sehingga dapat melemahkan srta mendesak komedo untuk keluar.

Dengan adanya 3 manfaat cara kerja di atas maka, sangatlah wajar jika tretinoin banyak dipakai dalam terapi/tatalaksana terhadap jerawat.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang menghilangkan jerawat bisa dikonsultasikan secara gratis dengan cara Klik Di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *