3 Rumus Penghilang Flek Hitam Bekas Jerawat

Kulit wajah yang sehat memiliki kriteria yaitu konsistensi yang kenyal, elastis/lentur, lembut, warna kulit bercahaya dan jenis kulit normal. Namun, kenyataannya banyak orang memiliki masalah terhadap kulit. Masalah yang banyak terjadi adalah jerawat (Acne) dan flek hitam bekas acne, hal ini disebabkan produksi minyak berlebihan. Keadaan inilah yang memicu terjadinya penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.

Ada 2 faktor yang mempengaruhi tumbuhnya jerawat, yaitu faktor internal akibat faktor genetis, sehingga jerawat meninggalkan bekas jerawat atau flek hitam bekas jerawat. Faktor eksternal lingkungan seperti cuaca, asap kendaraan, makanan, serta stress dapat memicu timbulnya jerawat. Cara untuk mengatasi kulit wajah agar jerawat tidak semakin parah dan bebas flek hitam bekas jerawat dapat dilakukan dengan cara perawatan. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang rumus penghilang flek hitam bekas jerawat.

Perawatan dibedakan menjadi 2 yaitu perawatan secara lengkap dan perawatan sehari. Perawatan secara lengkap yang dilakukan di klinik dan dilakukan oleh ahli kecantikan, sedangkan perawatan sehari-hari adalah perawatan yang dapat dilakukan sendiri, misalnya dengan membuat masker tradisional.

Pada umumnya perawatan yang dilakukan di klinik adalah mencegah timbulnya jaringan parut akibat jerawat, mengurangi proses peradangan kelenjar polisebasea dan frekuensi eksaserbasi jerawat, serta memperbaiki penampilan pasien. Ada tiga hal yang penting pada pengobatan jerawat yaitu:

1) Mencegah timbulnya komedo, biasanya digunakan bahan pengelupas kulit.

2) Mencegah pecahnya mikrokomedo atau meringankan reaksi peradangan.

3) Mempercepat resolusi lesi peradangan


3 Cara untuk Mengatasi Jerawat yang Parah

Ada beberapa terapi yang bisa digunakan untuk mengatasi Acne

1. Terapi topikal: terdiri dari antibiotik, retinoid, dan kombinasinya.

Terapi topikal secara konvensional dapat berupa lotion yang mengandung benzoyl peroxide, clindamycin, tretinoin, erythromycin, glycolic acid, dan tertinoin. Terapi topikal juga dapat berupa krim, seperti Adapalene, tazarotene, azelaic acid, tea oil,dan clindamycin. Bentuk sediaan lainnya dapat berupa gel, seperti salicylic acid, erythromycin, benzoyl peroxide, adapalene, dan dapsone. Sediaan emollient sebagai terapi topikal contohnya,sodium sufacetamide-sulfur.

2. Terapi Sistemik : termasuk antibiotik oral, retinoids, terapi hormonal.

Terapi sistemik diindikasikan untuk penanganan Acne dengan tingkat keparahan sedang/moderat dan berat. Terapi sistemik juga dipakai untuk Acne yang resisten dengan penanganan topikal ataupun Acne yang sudah menyelimuti sebagian besar permukaan tubuh.

Terapi sistemik dapat berupa antibiotik oral tetracyclines (doxycycline, minocycline, lymecycline) dan macrolides (erithromycin dan azithromycin). Sementara untuk terapi hormonal dapat berupa spironolactone, prednisone, dexamathasone, cyproterone acetat/ethinyl estradiol (oral contraceptives), levonorgestrel/ethinyl estradiol.

3. Terapi Lainnya

Terapi lainnya : di luar dua kategori di atas, seperti pembentukan permukaan baru (resurfacing), pengelupasan (dermabrasion chemical peels), xenografts, heterograft, autograft, dan transplantasi lemak.

Pengunaan Hidroquinon, Berbahaya Kah?

Untuk pengobatan flek hitam bekas jerawat, banyak produk kosmetik yang mengandung hidroquinon yaitu zat pemutih yang paling sering digunakan untuk pengobatan kasus pigmentasi seperti kulit kusam dan flek. Cara kerja hidrokuinon adalah dengan memberikan hambatan terhadap aktivitas enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen melanin. Selain itu hidrokuinon dapat menyebabkan kerusakan terhadap enzim tirosinase dan sel-sel melanosit (sel penghasil pigmen).

Menurut standar terapi dari WHO (World Health Organization) untuk pengobatan flek (melasma), memang disarankan menggunakan hidrokuinon dengan dosis tertentu yang dikombinasikan dengan retinoid acid dan kortikosteroid. Hal inilah yang menjadi dasar mengapa sebagian besar dokter masih menggunakan hidrokuinon sebagai pengobatan flek.

Hidrokuinon tidak boleh dijual bebas, pada tahun 2008 penggunaan hidrokuinon tanpa resep dokter hanya diperbolehkan sampai kadar 0,03%. Namun sekarang penggunaan hidrokuinon hanya boleh digunakan oleh dokter saja karena itulah krim-krim yang dijual bebas di pasaran harus menyertakan label bahwa tidak mengandung hidrokuinon. Namun pada kenyataannya, krim yang mengandung hidrokuinon (bahkan merkuri) masih dijual bebas di Indonesia.

Hidrokuinon telah jelas bagaimana cara kerjanya pada kasus pigmentasi, efek samping apa saja yang mungkin terjadi dan bagaimana mengatasinya. Oleh karena itu di tangan yang benar, hidrokuinon akan sangat aman dan efektif.

Jadi kesimpulannya, penggunaan hidrokuinon tidak dilarang namun harus dipahami dengan benar bagaimana cara kerjanya dan efek samping yang mungkin terjadi. Jangan gunakan hidrokuinon tanpa pengawasan dari dokter.

Perawatan wajah yang dilakukan sendiri misalnya dengan menggunakan masker tradisional. Masker wajah memiliki manfaat yaitu memberi kelembaban, memperbaiki tekstur kulit, meremajakan kulit, mengencangkan kulit, menutrisi kulit, melembutkan kulit, membersihkan pori-pori kulit, mencerahkan warna kulit, merilekskan otot-otot wajah dan menyembuhkan jerawat dan bekas jerawat. Saat ini telah dikembangkan pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai sumber antioksidan dalam sediaan kosmetika.

Jika anda ingin mengetahui lebih banyak dan mendalam tentang cara menghilangkan flek hitam bekas jerawat kami menyediakan obat-obat dan kosmetik yang aman disetai dengan konsultasi kulit dan kecantikan secara gratis dengan klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *